Rabu, September 29, 2021

Beranda Bolmong Dugaan Pungli dan Kongkalingkong di Disdik Bolmong

Dugaan Pungli dan Kongkalingkong di Disdik Bolmong

Komisi III DPRD Bolmong; Soal Perekrutan Guru Kontrak tak Sesuai dengan Prosedur

Dugaan Pungli dan Kongkalingkong di Disdik Bolmong
Ketua Komisi III DPRD Bolmong Masri Daeng Masenge

KLIKBMR BOLMONG—Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Masri Daeng Masenge, menduga ada kongkalingkong dan pungli di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bolmong terkait perekrutan guru Kontrak.

Saat rapat pembahasan Laporan Pertangungjawaban (LPJ) tahun 2016 antara Eksekutif dan Legislatif. Masri menyatakan, pihaknya telah meminta data nama-nama guru kontrak di Disdik Bolmong, namun hingga batas waktu tak kunjung ada.

“Kami sudah masukan anggaran perekrutan tenaga guru kontrak di tahun 2017 ini sebesar Rp 1,2 Miliar. Tapi, dalam rekrut tersebut hingga saat ini data kami tidak kantongi,” Ungkapnya, Kamis (06/07) siang tadi.

Dia menjelaskan, untuk rekrut tenaga pengajar itu melalui Surat Keputusan (SK) yang mereka miliki, tapi faktanya dilapangan tidak demikian. Itu di karenakan dari data dan laporan yang masuk ke Komisi III, pihak Dinas Pendidikan (Diknas) dalam perekrutan tenaga kontrak tidak sesuai prosedur atau menjadi guru kontrak tak diprioritaskan.

“Saya minta data nama-nama guru kontrak, akan tetapi sampai hari ini tidak diberikan, padahal sebelumnya lewat rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) beberapa bulan lalu, bahwa kata Kapala Dinas (Kadis) tidak ada penerimaan tenaga Kontrak, hanya diperpanjang saja,” Bebernya.

Lanjut, Anggota dari Fraksi Partai Amanat Nasional ini menegaskan, pengumuman guru kontrak hanya lewat Short massengge Servis (SMS) dan tidak di publikasi, dan ini diduga ada kongkalingkong dan pungli di Disdik Bolmong.

“Dari informasih warga, bahwa untuk mengajukan permohonan itu ada imbalan uang ke disdik, agar dinyatakan menjadi guru kontrak, maka jelas ada pungli yang dilakukan oleh disdik,” Sangahnya.

Dia menambahkan, dengan tidak memberikan data siapa saja guru yang dikontrak tersebut, maka Komisi III ini menuding Kadis Disdik Bolmong sudah merekrut tenaga kontrak yang tidak sesuai prosedur dan juga ada kongkalingkong.

“Kami menduga tenaga yang dikontrak itu tidak sesuai prosedur. Dan disembunyikan, maka jelas ini kongkalikong yang dilakukan Kadis,” Tandasnya.

Dan persoalan ini nantinya, akan menjadi hasil dalam rapat pembahasan LPJ Tahun 2016, serta akan disampaikan pada rapat paripurna, sebagai rekomendasi Komisi III DPRD Bolmong.

Editor: Supriyadi Dadu

Peliput: Imran Asiaw

RELATED ARTICLES

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

Hijram mokodompit on Aksi Bela Bupati Bolmong
Yossy s manoppo on Besok PT. Conch di-Police Line