Banjir Genang 5 Negara Bagian di Malaysia

Banjir Genang 5 Negara Bagian di Malaysia

- Kanal Internasional
899
0

KLIKBMR INTERNASIONAL — Banjir parah melanda wilayah Malaysia bagian timur laut sejak beberapa hari terakhir. Banjir ini disebut sebagai yang terparah dalam kurun waktu 30 tahun.

Pemerintah Malaysia bahkan mengingatkan seiring datangnya musim hujan, distrik-distrik di lima negeri bagian mungkin akan mengalami banjir hingga Maret mendatang.

Deputi Perdana Menteri Ahmad Zahid Hamidi mengatakan, lima negeri bagian bisa mengalami banjir antara bulan ini dan Maret. Kelima negara bagian tersebut adalah Kelantan, Terengganu, Pahang, Sabah dan Sarawak.

Akibat banjir, sejumlah sekolah di Terengganu dan Kelantan hingga saat ini masih diliburkan. Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Terengganu sejak pekan lalu, hingga kini belum juga mereda.

Menurut media lokal, New Straits Times, Jumat (6/1/2017), ketinggian air di sejumlah daerah bisa mencapai hingga 1,5 meter.

Sebagian warga di Telemong, Terengganu menyebut banjir ini sebagai yang terparah dalam waktu 30 tahun.

“Banjir sekarang ini bahkan lebih besar daripada banjir tahun 1986. Air naik sangat cepat. Dalam waktu kurang dari dua jam, air telah masuk ke rumah kami,” ujar Isa Kassim, pensiunan PNS.

Sejauh ini, seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (6/1/2017), jumlah warga yang mengungsi di Kelantan dan Terengganu berkurang menjadi 18.300 orang, dari yang tadinya 23 ribu orang pada Rabu (4/1) waktu setempat. Banjir musiman melanda wilayah yang ada di pantai timur Malaysia setiap tahun dan biasanya diwarnai evakuasi besar-besaran.

Warga yang ada di pengungsian menyebut persediaan makanan cukup, namun ada masalah kebersihan. Tempat sampah yang dipenuhi sampah berdekatan dengan pengungsian warga.

Kebanyakan warga yang mengungsi khawatir akan berkurangnya pendapatan dan takut rumahnya dijarah pencuri. Salah satu warga yang mengungsi, Mohamad Nawi Che Mamat (50), menuturkan bagaimana dirinya harus menembus genangan banjir setiap harinya, demi memeriksa rumahnya.

“Saya tidak bisa pergi bekerja dan mulai kehabisan uang,” tutur Mohamad Nawi yang berprofesi sebagai sopir truk ini.

Warga lainnya memilih tetap bertahan di rumah mereka yang digenangi banjir. Pantauan dari udara menunjukkan sebagian wilayah Kota Bharu, ibukota Kelantan bagaikan danau lumpur dengan hanya atap-atap rumah warga terlihat. Di beberapa wilayah Kelantan lainnya, anak-anak sibuk bermain di genangan banjir dan warga bolak-balik menyeberangi banjir yang cukup dalam.

Sumber: detiknews.com

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga!

Alim Arsad, Anak Petani Asal Bolsel Jadi Paskibraka Nasional

KLIKBMR BOLSEL–Anak petani asal Desa Tolondadu 1, Kecamatan