BolselDaerahEtalase

RDP Dengan Dirjen Perhubungan Darat, H2M Soroti Refocusing Anggaran dan Penetapannya

KLIKBMR BOLSEL– Komisi V DPR RI kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Perkeretaapian, dan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek. Rabu, (07/04/21)

RDP ini turut dihadiri dan di ikuti seluruh Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat dan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian se indonesia yang dilakukan secara virtual, untuk membahas dan menetapkan refocussing program / kegiatan unit kerja Eselon I TA. 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi V DPR RI H. Herson Mayulu, SIP menyoroti refocusing anggaran dan penetapannya di lingkup Dirjen Perhubungan Darat.

“Kalau menurut saya refocussing iya, tapi penetapannya ini rasa rasanya kami tidak setuju kalau melihat anggaran yang di potong. Contoh misalnya anggaran di Dirjen perhubungan darat yang terlalu kecil sementara perhubungan darat tidak hanya mengurusi mobilitas lalulintas di darat tapi mobilitas manusianya juga. Dari 7 Triliun terpangkas hampir 2 Triliun, dan tersisa menjadi 5,6 Triliun akibatnya berdampak pada hilangnya program-program strategis yang telah disusun bersama dengan komisi V,” ungkap Herson

Menurut Herson, Alasannya ini bukan tanpa dasar, sebab dalam rencana yang telah di susun bersama, adanya pengadaan bus sekolah 200 unit, dan dengan adanya refocussing terpangkas sebanyak 190 unit dan tinggal menjadi 10 unit,

“Sementara kami di daerah sangat membutuhkan bus sekolah untuk anak didik kami yang berada di daerah sebab ini sangat membantu mereka dalam menjalani pendidikan yang menempuh perjalanan cukup jauh harus ke ibukota kecamatan atau kabupaten,” lanjutnya

Oleh karena itu, Herson meminta kepada Dirjen perhubungan darat untuk melihat dan mengkaji kembali terkait pemangkasan pengadaan bus sekolah,

“Saya berharap agar pengadaan bus sekolah tetap menjadi prioritas di TA. 2021 dan dengan begitu kebutuhan daerah dengan adanya bus sekolah ini bisa terbantukan dalam menjawab jauhnya medan transportasi darat anak didik kita di daerah,” jelas H2M

Dikesempatan itu, Herson Mayulu juga menyoroti program kerja Dirjen Perkeretaapian dan Kepala BPTJ terkait kegiatan Padat Karya. Menurutnya, Ia belum melihat dan mendengar Dirjen Perkertaapian dan Kepala BPTJ menyinggung soal kegiatan padat karya untuk tahun ini.

“Oleh karena itu, saya minta agar dapat menyampaikan program program yang di dalamnya ada kegiatan padat karya, karena kegiatan padat karya ini seyogyanya bukan hanya menargetkan pada berapa jumlah orang kerja saja namun berapa durasi lamanya kegiatan mereka bekerja sehingga bukan hanya sehari saja,” pinta Herson

Selain itu, Herson juga mengapresiasi kinerja Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan yang tahun ini kegiatannya menitik beratkan pada program padat karya.

“Saya mengapresiasi Dirjen Perhubungan Darat yang program nya tahun ini menitik beratkan pada kegiatan padat karya sebagaimana yang menjadi arahan dari bapak presiden sehingga kita bisa meminimalisir kesenjangan dengan menggerakkan perekonomian di daerah melalui kegiatan padat karya, dan dalam waktu dekat  saya dan pak dirjen akan meninjau kegiatan padat karya di manado Sulawesi Utara,” pungkasnya. (Rz/**)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button