Pendaftaran Paslon di KPU Bolsel, Bakal Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Pendaftaran Paslon di KPU Bolsel, Bakal Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

- Kanal Bolsel, Daerah, Etalase
77
0
Ilustrasi
Ilustrasi

KLIKBMR BOLSEL-Saat ini di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menempati zona hijau dari penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Namun, hal itu berbeda dan mengkhawatirkan karena saat pendaftaran Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa hari yang lalu ada kontak erat dengan pasien terkena wabah.

Sebagaimana informasi yang dirangkum, hingga kini Tim Gugus Tugas dan Puskesmas se-Bolsel sedang melakukan tracking kepada masyarakat yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien, mengingat salah satu dari pasien Paslon Bupati Inisial RM dan Wakil Bupati SG sempat tidak terdeteksi keberadaanya oleh Tim Gugus Tugas beberapa hari setelah dirinya ditetapkan positif.

Hal itu sebagaimana disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Bolsel, dr Sadly Mokodongan, hingga kini pihaknya sementara melakukan tracking kepada orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien.

“PKM (Puskesmas) sementara jalan, belum ada pasti dari tracking kita, namun untuk sementara sudah ada belasan orang,”ungkap dr. Saldi yang kini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Bolsel saat dikonfirmasi (07/09).

Namun saat ini Saldy menjelaskani, pihaknya kini sudah menemukan lokasi RM menjalani isolasi mandiri.

“RM menjalani isolasi mandiri di daerah Kotamobagu dan sudah dikunjungi oleh Dinas Kesehatan Kotamobagu. Sementara untuk SG tengah menjalani isolasi mandiri di kediamannya di Desa Toluaya, Kecamatan Bolaang .

Terpisah dr Tanti Korompot, Juru Bicara Gugus Tugas Kota Kotamobagu saat hubungi via selular membenarkan pernyataan dari Gugus Tugas Bolsel.

“Sesuai informasi yang kami terima dan itu sudah kunjungi, Pasien Domisili Bolsel tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di Kotamobagu, Kita juga sudah melaporkan ke aparat yang bertanggungjawab di wilayah itu. Jadi, jika yang bersangkutan keluar rumah atau menerima tamu tanpa sepengetahu kami, tentu kami akan laporkan ke pihak yang berwajib,”tegasnya.

Sementara itu, Gustamil Katili salah satu tokoh masyarakat Bolsel menegaskan, kepada Paslon Bupati dan Wakil Bupati seharusnya mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, apalagi keduanya seorang publik figur di Bolsel.

“Apapun alasannya, setelah keduanya (RM dan SG) dinyatakan positif, harusnya mereka mengikuti anjuran tenaga medis dan saya minta keduanya jangan dulu mengambil langkah-langkah yang justru bertentangan, seharusnya mereka sudah lebih paham terkait kondisi dan situasi yang mereka hadapi, mengingat resiko penularan Covid-19 cukup besar,” tegasnya.(**)

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga!

Pemimpin Kolaboratif Pilihan cerdas kebangkitan SULUT

KLIKBMR,BOLTIM_Gemuruh dan hiruk pikuk melanda daerah Nyiur Melambay…..,