H2M Rakor Visual Program Pisew ke Camat dan Kades

H2M Rakor Visual Program Pisew ke Camat dan Kades

- Kanal Bolsel, Daerah, Etalase
68
0

KLIKBMR BOLSEM–Hi. Herson Mayulu,SIP (H2M), mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) secara Visual, dalam rangka Sosialisasi Tingkat Provinsi, Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew), Kamis (18/06).

Rakor Visual itu diikuti langsung oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Pejabat Struktural di lingungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Tim Pengarah, Tim Pelaksana tingkat Provinsi dan Kabupaten se-Sukut, Camat hingga para Kepala Desa (Kades) yang telah menerimah program Pisew.

Dalam agenda rakor visual itu, H2M selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) telah menyampaikan gambaran secara umum terkait program Pisew, yang dimana program ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat di tingkat Desa.

“Secara khusus program ini mengurangi kesenjangan antar wilayah. Dimana perkembangan antar desa yang ada di Sulawesi Utara masih terlihat jelas perbedaan menurut kriteria pembangunan.,” katanya.

Sebagai Mitra Komisi V DPR RI, program ini tujuannya dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintah Kabupaten, Kecamatan hingga Desa agar sinergitas positif bisa terbangun secara nyata, sehingga terjadi penguatan institusi di Desa.

Mantan Bupati Bolsel dua periode ini pun meminta agar pada pelaksanaan PISEAW nanti. pihak badan kerjasama antar Desa (BKAD) dapat memegang peran penting demi terlaksananya program tersebut.

“BKAD nya sudah terbentuk di tiap-tiap kecamatan dan saat ini sudah tercatat secara sah di badan hukum. Dari tujuan tadi, ada transformasi ilmu dimana lembaga-lembaga desa diberi penguatan agar menjadi salah satu pilar pembangunan yang ada di desa,” jelasnya.

Pun dalam kesempatan itu Herson meminta agar para Camat benar-benar menjamin anggaran yang ada langsung di rekening BKAD.

“Jangan ada BKAD siluman. Sebab hal semacam itu dapat menjadikan program ini tidak berjalan dengan mulus. Mereka harus benar-benar orang yang kompeten dalam menjamin terlaksananya pembangunan secara merata. Jangan sampai terjadi berbagai distorsi kepentingan pribadi,” terangnya

Sebagaimana diketahui di tahun 2020 Kementerian PUPR menganggarkan sebanyak Rp 11, 2 triliun untuk digunakan dalam membangun infrastruktur yang mendukung produktifitas di masyarakat di tingkat pedesaan.

Selain program PISEAW, terdapat juga program petani pengguna air (P3TGAI), BSPS, KOTAKU. Pisew 15 Kecamatan yang tersebar di 30 Desa. dengan pembagian 2 Desa/Kecamatan.(**)

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga!

Desa Tadoi 1 Gelar Musdes

KLIKBMR BOLMONG–Pemerintah Desa (Pemdes) Tadoi 1, Kecamatan Bolaang