Pasca Libur Lebaran, Pemkab Bolsel Langsung action

Pasca Libur Lebaran, Pemkab Bolsel Langsung action

- Kanal Bolsel, Daerah, Etalase
120
0

KLIKBMR BOLSEL–Pasca libur hari raya Idul Fitri 1 syawal 1441 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) langsung bekerja dan actian (berindak) cepat agar pendemik Virus Corona segera berlalu.

Selasa, (26/05), Bertempat di Kediaman Bupati, seluruh Organisasi perangkat daerah (OPD) mendapatkan intruksi langsung pencegahan penyebaran Covid 19 ini.

Bupati Bolsel Hi. Iskandar Kamaru, SPt, bersama Wakil Bupati Bolsel Deddy Abdul Hamid, gelar silahturahmi dan melakukan rapat koordinasi dengan OPD, berikut 9 Point pelaksanaan usai lebaran.

Adapun poin – poin yang disampaikan bupati antara lain :

1. Terkait penanganan covid-19, BAST untuk penyaluran bantuan menjadi tanggung jawab OPD selaku penyalur dan segera dilengkapi dan dimasukan untuk meminimalisir temuan dari pemeriksa

2. Anggaran transferan daerah saat ini hanya cukup untuk membayar gaji, TKD, honorer dan BBM. Selain itu masih ditangguhkan

3. Prestasi daerah ditengah masa pandemi covid-19 yaitu WTP ke 6 kalinya, SKPK kepegawaian terbaik sulut ranking 3 dan LHKPN terbaik.

4. Persiapan menghadapi new normal (program Herd Imunity), Kebijakan ini diambil karena masa pandemi sudah menggerogoti anggaran pendapatan belanja nasional dan anggaran pendapatan belanja daerah, sementara masyarakat belum sepenuhnya taat terhadap protocol covid-19.

5. Pemda berharap agar rapid test 20 warga Adow Kecamatan Pinolosian Tengah tidak ditemukan kasus baru

6. OPD yang ada program kegiatan yang belum tuntas untuk segera dimaksimalkan dan meminta APIP untuk melakukan pendampingan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut

7. Dinas Pendidikan agar memberdayakan para pengawas sekolah dan memantau para guru yang melaksanakan WHF

8. Pemda mengapresiasi para petugas penjaga Pos Masuk dan akan diupayakan reward untuk mereka

9. Terkait kota manado yang rencananya akan mulai menerapkan PSBB dan mengharuskan masyarakat masuk wilayah manado wajib rapid test, maka menghimbau kepada masyarakat bolses yang akan berkunjung ke Provinsi Sulut (manado) dan Provinsi Gorontalo (Gorontalo) untuk mempertimbangkan urusan yang sangat mendesak saja. Karena stok rapid test yang tersedia di faskes bolsel sangat terbatas, sehingga tidak memungkinkan melakukan rapid test untuk banyak orang
Alternatifnya adalah dengan mengfungsikan apparat desa dalam menghimbau kepada masyarakat yang akan bepergian ke manado dan Gorontalo.(**)

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga!

Pemuda Boltim Siap Menangkan AMA UKP

KLIKBMR, BOLTIM- Kehadiran figur muda Amalia Ramadhan Landjar