Yanni : Pedagang Bapok Harus Menjual Sesuai Harga Standar

0
696
Bolmong Dapat Kucuran Dana DAK Sebesar Rp 170 M di APBN Perubahan
Yanni Ronny Tuuk
Bolmong Dapat Kucuran Dana DAK Sebesar Rp 170 M di APBN Perubahan
Yanni Ronny Tuuk S.th MM

KLIKBMR BOLMONG – Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Yanni Ronny Tuuk S.th MM menegaskan kepada seluruh pedagang agar menjual Bahan Pokok (Bapok) sesuai harga standar pasaran.

Apalagi kata Wabup Dua Periode ini, tak lama lagi memasuki Bulan Suci Ramadhan dan hari raya besar umat Muslim Idul Fitri. “Para pedangang diharapkan harus menjual bapok sesuai dengan harga pasaran dan masih dalam batas kewajaran,” kata Yanni usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok menjelang bulan Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri tahun 2018 di Kantor Bank Indonesia (BI) di Manado belum lama ini.

Lanjutnya, Pemkab Bolmong terus berusaha menjaga harga bapok agar tidak melonjak. “Semua harus disesuaikan, jangan memainkan harga. Pedagang juga tidak boleh menaikkan harga secara sepihak, apalagi menampung bahan hingga terjadi kelangkaan dan dijual dengan jumlah besar,” ucapnya.

Meski demikian, ia menyebut, hingga saat ini belum ada potensi kenaikan harga yang cukup signifikan. “Pemkab pastinya terus berupaya melakukan pengawasan kepasar-pasar bukan hanya bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Untuk sekarang harga relatif stabil dan belum ada potensi naik. Sedangkan pendistribusian tidak ada masalah,” tukasnya.

Sebelumnya pada pelaksanaan kegiatan yang dihadiri oleh staf ahli Kementerian Perdagangan, Kepala BI Cabang Sulut serta perwakilan Kabupaten dan Kota se-Sulut. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut yang diwakili Sekprov Edwin Silangen mengatakan bahwa Rakor ini berhasil menyepakati beberapa poin, yang diantaranya agar semua pihak selalu bersinergi, baik pemangku kepentingan di provinsi dan kabupaten/kota. “Saling berbagi informasi di masing-masing wilayah, serta cari solusi jika ada kendala,” ujarnya.

Ia menambahkan, rencana jangka pendek akan melakukan pembahasan secara khusus dengan tim tekhnis. “Sebaiknya menggelar pasar murah dengan melibatkan pelaku usaha, dan mengembangkan peta-peta potensi yang ada di masing-masing daerah,” tandasnya.

Imran Asiaw

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here