Tiga Mahasiswa UII Tewas, Ketua Mapala UII Siap Bertanggungjawab

Tiga Mahasiswa UII Tewas, Ketua Mapala UII Siap Bertanggungjawab

- Kanal Hukum dan Kriminal, Nasional
588
0

KLIKBMR NASIONAL — Ketua Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Unisa UII Yogyakarta Imam Noor Rizky menyampaikan kami siap  bertanggungjawab serta permohonan maaf dan belasungkawa atas tragedi meninggalnya tiga peserta Pendidikan Dasar (Dikdas) The Great Camping XXXII, yakini Muhammad Fadli, Syaits Asyam, dan Ilham Nurpadmy Listia Adi.

“Kalau ada temuan kekerasan fisik yang menyebabkan korban meninggal, kami siap bertanggung jawab. Kalau itu jadi bukti pidana, kami siap junjung tinggi proses hukumnya,” kata Imam Noor Rizky saat menyampaikan keterangan pers di ruang sidang gedung Pascasarjana Fakultas Hukum UII di Jalan Cik Diro Yogyakarta, Jumat, (27/01) kemarin.

Jika ada anggapan bahwa Mapala Unisa UII menghindar dari public dan media, melainkan karena ada kesepakatan dengan pihak Rektorat UII untuk segala sesuatu informasi melalui Humas UII, agar terhinbdar dari kesalahpahaman dan kesimpangsiuran informasi. Untuk saat ini, Mapala Unisa UII juga tengah menunggu kerja Tim Pencari Fakta UII yang tengah melakukan investigasi.

“Kami imbau publik untuk sabar dan percaya pada hasil tim yang tengah bekerja,” kata Imam.

Pernyataan duka mendalam juga disampaikan Sekretariat Bersama Perhimpunan Pecinta Alam (Sekber PPA) DIY. Melalui pernyataan sikap yang dibuat dengan dihadiri 170 orang dari 60 organisasi PPA di Kantor Kelompok Pencinta Alam dan Lingkungan Hidup (KPALH) Setrajana Fisipol UGM pada 27 Januari 2017 pukul 02.08 dinihari, mereka mendukung evaluasi internal dan proses hukum yang berlaku terhadap Mapala UII.

“Kami ajak pencinta alam memegang teguh kode etik dan nilai-nilai hak asasi manusia,” kata Koordinator Gunung Hutam Sekber PPA DIY Dimas Satria saat ditemui setelah konferensi pers.

Sekber PPA DIY juga siap memfasilitasi evaluasi dan mengkaji ulang sistem pendidikan dasar dengan menghormati otonomi tiap-tiap organisasi pencinta alam. “Prosedur keamanan dan keselamatan diutamakan,” kata Dimas.

Konferensi pers tersebut juga dihadiri seratus lebih aktivis pencinta alam dari berbagai organisasi. Mereka turut memenuhi ruang konferensi pers dan di luar ruangan. Mereka mengenakan atribut seragam masing-masing organisasi.

Sumber: Tempo.co

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga!

Bupati Bolsel Hadiri Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

KLIKBMR BOLSEL–Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Hi Iskandar