Rabu, Juli 14, 2021

Beranda Daerah Pemkot Diminta Tegas Terhadap Oknum Pejabat Cabuli Siswa PSG

Pemkot Diminta Tegas Terhadap Oknum Pejabat Cabuli Siswa PSG

img20161205123425-768x576KLIKBMR KOTAMOBAGU—Hampir 50-an warga, mahasiswa serta keluarga korban melakukan aksi unjukrasa, di Kantor Pemerintah Kota Kotamobagu maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu, Senin (05/12). Untuk menuntut pihak Pemerintah Kotamobagu agar menindak tegas terhadap oknum pejabat inisial ME yang diduga melakukakan tindakan pencabulan terhadap salah satu siswi PSG (pendidikan Sistem Ganda) beberapa hari yang lalu dilaporkan kepihak kepolisian.

(Baca : Diduga Oknum Pejabat Pemkot Cabuli Siswa PSG)

Aksi yang dipimpin oleh Syarif Mokodongan dan sekaligus orator aksi mengatakan, sudah hampir sepekan, oknum pejabat yang melakukan pencabulan belum ada tindakan. “aksi ini adalah bentuk peringatan kepada pihak pemerintah kotamobagu agar segera mengambil sikap yang tegas, sudah cukup kami menunggu, sudah sepekan pihak Pemkot tak mengambil sikap tegas,” katanya saat berorasi

Dirinyapun menegaskan dalam waktu dekat jikalau pihak pemkot tak mengambil tindakan tegas, untuk segera menindaklanjuti aspires yang mereka sampaikan, pihaknya akan melakukan aksi susulan dengan massa yang lebih banyak lagi. “ “Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang lagi di kota kotamobagu, Supremasi hukum harus ditegakkan dengan seadil-adilnya. Kami tidak mengancam, namun jika aspirasi kami tidak di gubris maka aksi lebih besar akan kami lakukan,” kata Syarif dengan suara lantang.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kotamobagu, Adnan Masinae, saat menerima aksi unjukrasa tersebut di depan kantor walikota kotamobagu mengatakan, saat ini pemerintah kota telah mengambil langkah yang cepat dengan melakukan sidang majelis kode etik ASN. “Hari ini kami (red-ME-pelaku) telah bersidang dengan menghadirkan korban,” kata Adnan,

Di depan massa aksi, Adnan mengatakan, atas nama pemerintah kota mengecam tindakan  tak pantas yang duga dilakukan oleh oknum kabid di salah satu SKPD tersebut. Bahkan dirinya berjanji akan segera mengambil tindakan tegas kepada yang bersangkutan. “Wali Kota dan seluruh jajaran mengecam perbuatan seperti ini. Saya berjanji dua hari kedepan sudah ada sanksi dari ME, tanpa menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. ME mempunyai mekanisme tersendiri dalam memberikan sanksi sesui dengan PP Nomor 53 tentang disiplin ASN,” kata Adnan.

Setelah mendapat penjelasan dari pemerintah kota kotamobagu, massa langsung membubarkan diri dengan tertib.(tr/02)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

Hijram mokodompit on Aksi Bela Bupati Bolmong
Yossy s manoppo on Besok PT. Conch di-Police Line