Hajar Warga, Dua Oknum Polisi Ikut Terlibat

Hajar Warga, Dua Oknum Polisi Ikut Terlibat

- Kanal Hukum dan Kriminal
543
0

Ilustrasi
Ilustrasi

HUKUM dan KRIMINAL — Iqbal Mongilong,22, warga Kelurahan Mogolaing, Kotamobagu Barat, mengadu ke pihak keluarganya, lantaran kasus penganiayaan yang dilakukan oleh YD alias Yadi,25, dan diduga ada campurtangan dari anggota polisi.

Dalam hal ini pihak keluarga pun menuntut Propam Polres Bolmong agar segera menidaklanjuti laporan dugaan keterlibatan oknum anggota polisi tersebut.

Mulanya perkara ini terjadi Kamis (21/7), saat itu Iqbal dilaporkan YD alias Yadi, lantaran melakukan penganiayaan terhadapnya dan beberapa orang rekannya. Selang waktu, Iqbal pun langsung dijemput polisi, dan diboyong ke Mapolres Bolmong.

Anehnya, disana Iqbal bukannya mendapatkan perlindungan dari pihak kepolisian. Malah diperhadapkan dengan Yadi. Dari sini, ia pun menjadi amukan oleh Yadi serta beberapa orang rekannya.

“Saya diikat dengan jaket ditangan dan dibiarkan dipukul beramai-ramai oleh Yadi, Rendi, adiknya Rendi dan dua orang teman mereka yang saya tidak tahu namanya,” beber Iqbal, sambil mengatakan kejadian tersebut terjadi didua tempat berbeda. “Pertama di ruang unit IV Tipikor dan berlanjut di tempat duduk yang berada di antara ruang Kanit II, dan ruang identifikasi sidik jari Polres Bolmong,” ungkapnya.

Kepada keluarganya Iqbal mengaku dengan posisi tangan terikat dia terus menerima pukulan dari Yadi cs. Bahkan, katanya ada dua oknum anggota polisi ikut terlibat melakukan penganiayaan terhadap dirinya, berinisial R dan J.

“Saya diikat oleh komdan R, dan dalam keadaan tak berdaya dipukul oleh Yadi cs diwajah, rahang dan dada. Hidung dan mulut saya sempat mengeluarkan darah. Sekarang untuk makan saja, rahang saya masih terasa sakit. Begitupun dada saya masih terasa nyeri. Lihat mata saya masih lebam dan membiru karena pukulan ,” ucapnya.

 “Pantas, selang beberapa hari keluarga yang datang menjenguk dilarang oleh petugas. Ternyata ini yang mereka sembunyikan. Setelah berunding dengan keluarga, saya langsung melaporkan tindakan melanggar hukum itu,” ujar salah satu keluarga dari Iqbal, Gunady Mondo.

Lanjutnya, tindakan seperti itu sangat tidak dibenarkan dimata hukum. “Saya mengecam tindakan diluar batas oleh dua oknum anggota itu. Olehnya, saya minta laporan kami segera diproses. Kalau memang terbukti ada keterlibatan oknum anggota polisi, maka meminta dengan hormat kepada Kapolres Bolmong, supaya ditindaki sesuai Protap (prosedur tetap),” imbuhnya.

Disisi lain, Kapolres Bolmong AKBP William A Simanjuntak SIK, melalui Kasubbag Humas Polres Bolmong AKP Saiful Tammu, saat dihubungi mengaku, dirinya masih akan mengecek laporan tersebut kebagian Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bolmong. “Saya cek dulu kalau laporannya sudah ada,”pendeknya. (rdk)

 

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga!

11 tahun Akhirnya Polres Bolsel Terbentuk, Kapolres Dijemput Adat Bolanggo

KLIKBMR BOLSEL–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel),