Aksi Bakar Atribut, Pengurus PAN Lapor Polisi

Aksi Bakar Atribut, Pengurus PAN Lapor Polisi

- Kanal Daerah, Kotamobagu, Politik
811
0

JpegKlikBMR.COM, KOTAMOBAGU—Pembakaran Atribut dari Puluhan Masa yang melakukan Aksi Demo yang mengatasnamakan simpatisan dan kader Partai Amanat Nasional (PAN) di depan rumah dinas Walikota Kotamobagu, saat kunjungan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Zulkifli Hasan, Selasa (17 Mey 2016) lalu, mendapat respon yang tidak baik oleh sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulawesi Utara (Sulut), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Se-BMR dan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPC) PAN Se BMR.

Kader dan pengurus PAN Se-BMR telah Melakukan Laporan Kepolisian (LP), yang bernomor : STTLP/476.a/v/2016/Sulut/Res-BM, pada hari Kamis (19 Mey 2016) Jam 13.56, sebagai Pelapor yakni Anugerah Begie Chandra Gobel selaku Anggota DPRD Kotamobagu, dengan isi laporan tersebut bahwa pada Hari selasa (red), sekitar jam 10.00 Wita, telah terjadi pembakaran Bendera Partai PAN, Kaos, Kameja dan Jaket PAN, yang telah dilakukan oleh lelaki MAA alias Muk dengan cara terlapor membakar bendera partai pan, kaos, jaket, kameja di bakar di depan rudis walikota kotamobagu.

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPW PAN Sulut, Anugera Begie Chandra Gobel, beserta Kader partai PAN, Yakni Bob Paputungan Selaku Sekretaris DPD PAN, Arman Adati Selaku Pengurus DPD PAN dan Sebagai Ketua Fraksi PAN, Adityo Pantas Pengurus PAN, Nelson Paat anggota DPRD KK Kader PAN, Hi. Ahmad Sabir Selaku Ketua DPC Kotamobagu Utara sekaligus Ketua DPRD KK, Aljufri Kobandaha Selaku Ketua Panitia Pelantikan Pengurus DPW PAN Sulut, Maulid Hamin Selaku Ketua DPC Kotamobagu Utara. Dan Kader-Kader lainya yang mengatasnamakan Kader PAN Se-BMR, telah datang melakukan laporan tersebut.

“kami melaporkan hal ini ke aparat hukum berdasarkan rekaman foto dan video yang sudah dilampirkan di BAP,” kata Begie.

Sementara itu, selain masyarakat yang bergabung pada aksi pembakaran atribut, sikap Partai Amanat Nasional atas dugaan keterlibatan, itu bisa di maafkan, apa terlebih ia hanya diperintahkan atau di suruh oleh oknum-oknum yang menjadi provokator dalam aksi tersebut, pihaknya akan memaafkan, dan sebagian pengurus partai PAN, jika kedapatan mencoreng atribut partai sendiri, pihaknya akan melakukan proses melalui mekanisme hukum, ia juga mendapatkan sangsi tegas secara internal partai.

“Secara hukum, sejauh ini kami akan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Namun, bagi oknum yang bukan pengurus partai jika terlibat pada pembakaran atribut tentunya kami akan memaafkan. Tapi jika pengurus partai terlibat langsung, ini sudah harga diri partai PAN. Tentunya tidak di maafkan. Selain akan di proses hukum pidana juga akan mendapatkan sangsi tegas dari internal partai,” terang Gobel.

Saat melapor, diinformasikan yang didapat, surat laporan kepolisian dan hasil BAP, untuk sementara, sudah tercantum satu pelaku dan  jika diproses pada tindakan pidana, akan mengenakan unsur dalam pasal 156, pasal 170,  pasal 493 dan pasal 160 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Sebab, keterlibatan pada aksi demonstrasi tersebut terdapat empat unsur, di antaranya dugaan sebab dari tokoh intelektual, dugaan sebab penghadangan kepada pejabat Negara, dugaan sebab provokator dan dugaan sebab pembakaran atribut partai.(sd)

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga!

Wakil Bupati Bersama Anggota Komisi V DPR-RI Hi. Herson Mayulu SIP Resmikan Kota Tanpa Kumuh Desa Ilomata

KLIKBMR BOLSEL– Wakil Bupati Bolsel Deddy Abdul Hamid